WARTA JANTIXIXII
SPACE IKLAN
Sila layangkan ke mail@jantixixii.com

Pemerintahan

Olah Raga

Kuliner

Kelompok Tani

Di wilayah Kulon Progo, Nanggulan termasuk kecamatan yang di petakan sebagai wilayah agro-industri. Hal itu memang sangat bisa dipahami, mengingat di wilayah Kulon Progo utara -termasuk Nanggulan- adalah wilayah yang selama ini cukup menjanjikan di bidang agro-industrii. Ada banyak jenis hasil yang bisa dipanen di wilayah KulonProgo utara ini, selain padi masih ada palawija, dan bahkan tanaman lain, misalnya cokelat ataupun buah naga.

Kadang Tani
Nah, sehubungan dengan dipetakanya pembangunan pertanian sebagaimana tersebut di atas, dimana pembangunan pertanian itu meliputi pertanian tanaman pangan dan hortikultura, perkebunan, peternakan serta perikanan. Maka yang diharapkan tentu adalah agar hak dasar warga masyarakat mampu terpenuhi. Dimana pada wilayah yang masyarakatnya sangat parsipatif tentu tak lagi merasa berpangku tangan pada pihak lain guna memenuhi kebutuhannya sendiri, bahkan kebutuhan warga lain juga.

Demi pemenuhan pangan dalam jumlah cukup dan berkualitas yang merupakan salah satu hak dasar masyarakat tersebut, yang tak boleh ditinggalkan pada pembangunan pertanian adalah pengarahan agar  ketahanan pangan masyarakat mampu terjaga kestabilan perkembangannya.

Pengarahan pada masyarakat juga dibutuhkan guna mengembangkan kemampuan skill pada bidang agribisnis baik dalam penyediaan agroinput, budidaya, pasca panen serta pengolahan. Oleh karena itu perlu adanya kelembagaan ataupun paguyuban tani dimana dengan adanya paguyuban pun kelembagaan tersebut hal mendasar yang diharapkan adalah adanya hasil peningkatan dari kinerja para petani itu sendiri. Dengan adanya kelompok tani, setidaknya upaya pemberdayaannya akan menjadi dimudahkan.

Mengenai kelembagaan pun paguyuban itu, hal nyata yang sudah terbentuk adalah adanya beberapa kelompok tani di pedukuhan Janti, baik pedukuhan Janti Lor XI maupun Janti Kidul XII.

Paguyuban tani ini selain menjadi pendukung penyediaan bahan pertanian, misalnya pupuk ataupun benih, kenyataannya juga mampu menjadi perekat warga masyarakat, khusunya sesama para petani. Dimana ada kalanya mereka bersama-sama secara gotong-royong mengadakan kerjabakti turun ke lapangan. Sebagai contoh adalah kerjabakti membersihkan saluran air, dan yang tak kalah menariknya adalah gotong-royong mengusir hama tikus. [uth]
 
Copyright © 2010- | Berita dan Budaya | Janti Jatisarono Nanggulan Kulon Progo Yogyakarta
About | Contact | History | Sitemap | Home