Pemberitahuan dan Undangan Pencoblosan di TPS 9 untuk Warga Janti Lor & Janti Kidul

Selembar kertas yang baru saja diterima beberapa hari menjelang diselenggarakan pencoblosan dalam rangka pemilihan kepala desa di wilayah Desa Jatisarono cukup unik untuk dibaca. Pasalnya ada hal yang bisa dikatakan janggal antara judul tulisan di kop bagian atas dan isi yang tertulis di bagian awal kalimatnya.

Bagaimana tidak, ketika membaca di bagian atas, maka di sana ada kalimat yang jika dibaca akan berbunyi "Surat Pemberitahuan," akan tetapi justru ketika masuk pada kalimat awal di lembaran kertas ini, maka yang terbaca adalah sebuah kalimat yang memuat kata perintah-permintaan, yaitu "mengundang."

Baiklah, lupakan hal di atas, dan alangkah baiknya jika kita melanjutkan kalimat yang ada di bawahnya. Bahwa lembaran kertas itu ternyata adalah sebuahs surat yang bisa dikatakan sebagai "surat pemberitahuan," akan tetapi sah juga apabila ditengarai sebagai "Surat Undangan." 

Dikatakan sebagai surat undangan karena memang berisi permintaan kehadiran guna melakukan pencoblosan dalam rangka pemilihan kepala desa Jatisarono, Nanggulan, Kulon Progo. Sedangkan dibilang surat pemberitahuan, pasalnya di sana tertera juga mengenai tempat dan waktunya.

Untuk warga Janti (baik Janti Lor XI ataupun Janti Kidul XII) yang telah memiliki hak pilih berhak memperoleh undangan tersebut dan selanjutnya mendatangi tempat pemungutan suara yang telah ditentukan, yaitu di kediaman Dukuh Janti Kidul XII, Bapak Dul Takim. Waktunya adalah hari Minggu Pahing, 20 September 2015, dibuka pada pukul 7.00 dan berakhir pada pukul 13.00 WIB.

Warga pedukuhan di wilayah Janti, baik Janti Kidul XII ataupun Janti Lor XI disediakan tempat untuk melakukan pemungutan suara di TPS 9. Dengan Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara tak lain adalah Dukuh Janti Kidul XII, Dul Takim. 

Janti menjadi kampung yang agak berbeda karena terdapat dua kandidat yang pada pilkades kali ini yang berasal dari Janti, yaitu nomor urut 2 atas nama Muji Nugroho dan juga nomor urut 4 yang bernama PS Jaka Parikenan.    Muji Nugroho merupakan sosok tak asing bagi masyarakat desa Jatisarono karena beliau memang adalah juga bagian dari staf perangkat desa Jatisarono, sedangkan Joko Parikenan tak jauh dari kehidupan para petani, pasalnya beliau adalah juga salah seorang yang aktif di Bagian Unit Distribusi Gabungan Kelompok Tani Karya Sejahtera Nanggulan.

Sedangkan dua orang lain yang menjadi pilihan dalam pencoblosan itu, yang bernomor urut 1 adalah Sapto Hari yang merupakan warga Pedukuhan Nanggulan, sedangkan Arif Budi Santoso adalah kandidat bernomor 3 yang merupakan warga pedukuhan Soronanggan.  

Perlu diketahui, bahwa pesta demokrasi di TPS 9 wilayah Desa Jatisarono ini sejatinya adalah satu bagian dari hajatan pilkades (pemilihan kepala desa) secara serentak di sejumlah 35 desa se kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. [uth]


Warga Janti (baik Janti Lor XI pun Janti Kidul XII) yang telah berhak memilih mendapat undangan untuk mencoblos di TPS 9, yaitu di kediaman Dukuh Janti Kidul XII, Bapak Dul Takim

Post a Comment

[blogger][facebook]

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.