Pertunjukan Perdana Jathilan Bekso Kyai Janti

Pertunjukan perdana Jathilan Bekso Kyai Janti telah dilaksanakan beberapa waktu lalu, bertempat di kediaman Simbah Sugiasmara pedukuhan Janti Kidul XII, Jatisarono, Nanggulan, Kulon Progo, Yogyakarta. 

Pertunjukan perdana Jathilan Bekso Kyai Janti tersebut terlaksana berbarengan dengan hajatan ulang tahun salah satu partai di negeri ini, dimana pada saat itu Paguyuban Jathilan Bekso Kyai Janti alias BKJ didaulat untuk meramaikan acara yaitu dengan menggelar pertunjukan.

Bekso Kyai Janti (putri)
Bekso Kyai Janti (putri)
Sebagaimana dikatakan oleh Mas Ari (Senthir) yang juga sekaligus sebagai ketua paguyuban Jathilan di Janti Nanggulan Kulon Progo, bahwa sejatinya pementasan Bekso Kyai Janti kala itu adalah bentuk kenekadan teman-teman di Janti. Pasalnya  saat itu paguyuban jathilan di Janti secara materi kebenarannya sama sekali belum memiliki apa-apa. Baik itu berupa pakaian tari jathilan ataupun gamelan serta perangkat pendukung lainnya. Yang dimiliki benar-benar sebatas tekad serta semangat.

Masih berdasarkan penuturan dari Mas Ari, ikhwal terbentuknya paguyuban kesenian jathilan bernama Bekso Kyai Janti ini tak lain dan tak bukan demi mewadahi teman-teman muda yang ada di wilayah perdukuhan Janti dan sekitarnya. Dimana teramat banyak manfaat positive yang bakal diperoleh ketika ada kegiatan kesenian itu mampu berkembang. Contoh realnya adalah terlihatnya satu kegiatan berkesenian yang pada akhirnya mampu dipersembahkan kepada masyarakat dalam bentuk pementasan hiburan.

Pawang Jathilan
Mbah Gondrong Gadib
Ide awal tentang pembentukan kesenian jathilan Bekso Kyai Janti ini lantaran sejatinya telah terlihat adanya  banyak potensi pun kemampuan pada teman-teman di lingkungan Janti. Contoh pertama, ada Mbah Gondrong Gadib, Mbah Barji, dan MBah Nduwok yang memiliki kemampuan 'linuwih' dan bisa dimanfaatkan sebagai seorang pawang jathilan. Hal ini bukan pepesan kosong semata, lantaran waktu-waktu sebelumnya mereka-mereka ini telah terbukti juga berkecimpung pada kesenian jathilan juga.

Contoh lain mengenai potensi adalah bahwa ada beberapa teman di Janti yang sudah sejak lama juga ikut berkesenian jathilan di tempat lain, misalnya adalah Mas Dadang dan juga Mas Ari Senthir sendiri.

Di samping itu, sekiranya butuh bimbingan pun nasehat yang berhubungan dengan gerak tari, di pedukuhan Janti ini ada Bapak Sunarto yang ahli dibidang tersebut, dimana beliau ini adalah juga pengajar (guru) seni tari di Sekolah Menengah Karawitan Indonesia - Yogyakarta.

Itulah tekad awal yang membuat teman-teman memantabkan diri untuk seringkali mengadakan latihan menari jathilan, mereka semua awalnya sama sekali belum memikirkan perihal kepemilikan sarana pendukung, baik menyangkut pakaian ataupun gamelan. Sekali lagi, pada awalnya yang ada di teman-teman hanyalah sebatas tekad serta semangat.

Video pertunjukan perdana Bekso Kyai Janti 
(Embed from YouTube)
Berkat tekad pun semangat, ditambah juga kekompakan itu maka pagelaran perdana jathilan Bekso Kyai Janti mulai membuktikan eksistensinya, dimana pada akhir pertunjukan, kalayak ramaipun mengapresiasinya, bahkan menilai dengan dukungan positif pada paguyuban kesenian jathilan a.k.a jaran kepang Bekso Kyai Janti ini.

Dengan modal kesuksesan pada pementasan perdana, maka selanjutnya makin memantabkan para anggota jathilan guna memulai lebih serius. Penggalangan dana secara swadaya di mulai. Membeli peralatan semampunya. Dan pada akhirnya atas keputusan bersama permintaan donasi secara sukarela (sekuatnya) kepada warga juga dilakukan. Dan pada kenyataannya, terkumpul juga dana yang diharapkan. Dan meski belum sempurna, namun kebutuhan sarana dan prasarana jathilan secukupnyapun mulai terpenuhi. [uth] 

Pertunjukan perdana Jathilan Bekso Kyai Janti sejatinya merupakan pementasan berbentuk kenekadan. Pasalnya saat itu paguyuban jathilan di Janti secara materi sama sekali belum memiliki apa-apa

Post a Comment

[blogger][facebook]

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.